Cara Menggunakan Google Keyword Planner


Cara Menggunakan Google Keyword Planner
 

Apa sih keyword planner?

Keyword planner merupakan dua kata yang berasal dari Bahasa Inggris yaitu: Keyword + planner. Jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia: Keyword (kata kunci) + Planner (perencanaan) = Perencanaan kata kunci.

Dalam segala hal, bukankah hasil yang baik berasal dari perencanaan yang baik?
Sekarang, coba lihatlah beberapa pengertian perencanaan menurut para ahli.
  1. M. Farland, Perencanaan adalah suatu fungsi dimana pimpinan kemungkinan mengunakan sebagian pengaruhnya untuk mengubah daripada wewenangnya.
  2. Garth N.Jone, Perencanaan adalah suatu proses pemilihan dan pengembangan dari tindakan yang paling baik untuk pencapaian tugas.
  3. Abdulrachman, Perencanaan adalah pemikiran rasional berdasarkan fakta-fakta dan atau perkiraan yang mendekati (estimate) sebagai persiapan untuk melaksanakan tindakan-tindakan kemudian.
Dari ketiga pengertian tersebut maka dapat disimpukan bahwa perencanaan berarti memilih, menentukan strategi, cara, serta alternatif-alternatif proses yang akan digunakan untuk mencapai sebuah tujuan tertentu.

Lalu apa hubungannya dengan keyword?

Hubungan perencanaan dengan keyword (kata kunci), biasanya digunakan dalam hal yang berkaitan dengan dunia blogging, marketing, advertising dan hal lainnya yang sifatnya kampanye (menyampaikan ke semua orang).
Tapi, apakah hanya sebatas itu? sekedar mengkampanyekan kepada semua orang?

...Tentu tidak, tujuan sebenarnya yang ingin dicapai dalam perencanaan kata kunci adalah membuat orang yang melihat (kata kunci) yang kita tampilkan (tawarkan) tertarik untuk melihatnya lebih lanjut.

Jika dikaitkan ke dalam sebuah blog atau iklan, yaitu orang akan melakukan (click) atau lanjut membaca karena tertarik dengan produk yang kita jual. Dalam hal ini produk yang dimaksud adalah "keyword" (kata kunci).
Jika anda tidak yakin, coba bayangkan jika kita memasarkan suatu produk dengan kata kunci yang asjad (asal jadi), apakah orang akan tertarik? Jawabannya bisa ya bisa juga tidak.Why?

Pertama, ya. Mungkin orang akan tertarik karena rasa penasaran saja dan hanya meluangkan waktunya beberapa detik dan langsung menutupnya. Tentu saja hal ini tidak baik, apalagi dalam dunia blogging, hal ini hanya akan memperbesar nilai bounce rate saja dan menurunkan nilai blog kita di mata mesin pencari.
Kedua, tidak. Bagaimana orang akan tertarik, jika melihat cangkangnya saja sudah malas duluan?...Hmm.

Baik, sekarang mari kita fokus pada maksud dari keyword planner yang dibahas pada tulisan ini. "Keyword planner dalam dunia blogging".

Keyword Planner itu Penting!

Kurang lebih satu bulan saya genap melakukan aktivitas blogging, rasanya belum ada satupun tulisan saya yang mempunyai quality. Hal tersebut jelas dikarenakan kurangnya perencanaan kata kunci yang saya lakukan.
Lihat saja gambar dibawah ini.

Cara Menggunakan Google Keyword Planner

Statistiknya cukup menyedihkan, Hehe. Hampir semua keyword mempunyai nilai CPC Rp0.00 (nol) rupiah dan rata-rata pencarian bulanan (monthly) 0 (nol) 😭. CPC (Cost Per Click) adalah biaya yang ditawarkan untuk satu kali klik. Tentunya CPC ini sangat penting, terutama bagi para blogger yang memonetisasi blognya dengan Google Adsense karena akan mempengaruhi jumlah pendapatan yang diperoleh.

Berkaca dari pengalaman tersebut, saya mulai membaca dan melakukan studi kasus ternyata "keyword planner" dan "keyword research" itu penting. Beberapa artikel yang saya baca, menyarankan menggunakan Google Keyword Planner untuk melakukan riset kata kunci.

Keyword Planner adalah fitur AdWords gratis untuk pengiklan baru atau berpengalaman yang mirip seperti alat untuk membuat kampanye Search Network baru atau mengembangkan kampanye yang sudah ada. Anda dapat menelusuri ide kata kunci dan grup iklan, melihat perkiraan performa dari sebuah daftar kata kunci, dan bahkan membuat daftar kata kunci baru dengan menggandakan beberapa daftar kata kunci bersama-sama. Keyword Planner juga dapat membantu Anda memilih bid dan anggaran yang kompetitif untuk digunakan bersama kampanye Anda.
(sumber: https://support.google.com/adwords/answer/2999770)

Tanpa pikir panjang saya mencobanya dan berhasil, ya.. berhasil masuk ke halaman kampanye AdWords. Niatnya mau riset kata kunci malah disuruh buat iklan dan kampanye, kumaha atuh. Ujung-ujungnya menggunakan trik yang satu ini.


Cara Menggunakan Google Keyword Planner

Jika sudah masuk ke halaman Google AdWords seperti diatas, satu-satunya cara untuk dapat menggunakan fitur Google Keyword Planner adalah membuat akun Gmail baru dan mendaftar ulang.

Cara Menggunakan Google Keyword Planner

Berikut ini cara daftar dan menggunakan Google keyword planner, agar tidak terjerumus ke halaman Google AdWords.
Masuk ke alamat https://adwords.google.com/KeywordPlanner

Pilih Sign in.

Cara Menggunakan Google Keyword Planner

Masukan akun Google dan password.

PENTING! setelah melihat halaman "Welcome to Google AdWords", jangan klik pada tombol Continue karena kita akan dibawa masuk ke halaman pembuatan kampanye iklan AdWords. Disinilah kunci utamanya yaitu klik "Skip the guided setup". Selanjutnya masukkan kembali alamat email, Negara, zona waktu, dan mata uang. Lalu, klik tombol "Save and continue"

Pilih alat > Keyword Planner

Cara Menggunakan Google Keyword Planner


Bisa juga ketika loading, kita paste alamat https://adwords.google.com/KeywordPlanner, agar langsung dibawa ke halaman home Google Keyword Planner.

Cara Menggunakan Google Keyword Planner

Pilih Dapatkan data dan tren volume penelusuran

Cara Menggunakan Google Keyword Planner

Untuk menampilkan hasil yang lebih lengkap meliputi volume dan nilai CPC dari target kata kunci, cobalah pilihan "Telusuri kata kunci baru menggunakan frasa, situs web, atau kategori".

Cara Menggunakan Google Keyword Planner

Fitur yang sangat membantu dari Google, jika semua blogger menggunakan Google keyword planner dalam pemilihan kata kuncinya, pastinya persaingan akan semakin tinggi dan ini merupakan hal yang menarik untuk bersaing!

Itulah cara menggunakan Google keyword planner, bagi yang belum pernah mencobanya, semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment