Menggabungkan Dua Koneksi pada Linux


Tulisan kali ini merupakan catatan pribadi saya yang setelah sekian lama mencari-cari cara agar satu koneksi bisa disandingkan dengan koneksi yang lain tanpa harus memutuskan satu diantara kedua koneksi tersebut. Teknik ini dalam bahasa kerennya disebut routing. Saya tidak akan menjelaskan pengertian dari routing tersebut, silahkan rekan-rekan googling saja pengertian routing.

Semisal kita sedang melakukan browsing di internet dan sewaktu-waktu ada urusan pekerjaan yang harus diakses melalui koneksi intranet, namun kita juga membutuhkan akses internet untuk mengerjakannya. Sebenarnya hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan teknik proxy. Namun apalah daya sebagai seorang pemula yang belum mengerti banyak hal mengenai teknik jaringan, saya ambil cara mudahnya saja 😀.

Sebagai contoh, untuk akses internet disini kita terhubung melalui wifi, baik itu tethering dari smartphone, wifi di cafe ataupun wifi tebengan. Sedangkan untuk akses intranet kita menggunakan USB modem dengan kartu GPRS yang sudah disetting oleh ISP dan hanya bisa digunakan untuk mengakses intranet saja, biasanya pihak ISP telah bekerja sama dengan perusahaan atau tempat dimana kita bekerja.

Oke tak usah panjang lebar langsung saja kita praktekan, yang perlu disiapkan yaitu:
  • PC atau laptop, ya sudah pasti 😀
  • IP address atau alamat intranet tujuan
  • Niat yang baik
Seperti biasa waktunya kita pergi ke terminal atau stasiun. He..he..
Maksudnya terminal Linux, pada ubuntu dan derivatifnya cukup menekan CTRL+Alt+T pada keyboard.
Lalu koneksikan kedua koneksi yang telah disebutkan diatas. Internet (wifi) dan intranet (USB Modem).

Bagaimana? Apa sudah bisa akses internet dan intranetnya secara bersamaan? Tentu saja belum bisa. Salah satu diantara koneksi tersebut akan kalah, karena jalur yang akan dilalui oleh dua koneksi yang aktif itu belum kita atur.
Lalu bagaimana?
Tenang, untuk melakukan nya hanya memerlukan waktu hitungan detik saja.

Sekarang, masih pada terminal, ketik perintah:
route -n

Disana akan terlihat Kernel IP routing table yang berisikan informasi tentang destination, gateway, genmask, flags, metric, ref, use, iface atau interface yang aktif pada PC atau laptop yang kita gunakan, misal: wlan0, wlp2s0, ppp0 dan sebagainya.
Setelah kita mengetahui informasi diatas, dengan mudah kita dapat menentukan atau memasukan jalur mana yang akan dilalui oleh internet dan jalur mana pula yang akan dilalui oleh intranet.

Anggaplah alamat intranet yang akan kita akses adalah http://172.12.34.56/kerjaan. Maka dengan mudah kita ketikan pada terminal (contoh interface USB modem):
sudo route add -net 172.12.34.0/24 ppp0

Lalu enter dan masukan password root seperti biasa. Sekarang coba ketik kembali pada terminal:
route -n

Lihat apakah IP address yang tadi kita routing sudah masuk di dalam daftar?
Jika sudah, mari kita coba untuk akses alamat intranet tersebut tanpa harus memutuskan koneksi internetnya. Harusnya sudah bisa diakses secara bersamaan. Penjelasan singkatnya menurut pemahaman awam saya dari contoh diatas yaitu, khusus untuk IP address dengan segmen 172.12.34.XXX akan diakses menggunakan USB modem sebagai default koneksinya, selain itu maka diakses menggunakan wifi. Sekarang kita bisa berselancar menggunakan dua koneksi tanpa harus memutuskan salah satu diantara keduanya.

Oke demikianlah, bila ada hal yang kurang jelas atau ada kesalahan dalam penjelasan saya diatas, mohon dikoreksi pada kolom komentar, karena disini saya juga sama masih dalam tahap pembelajaran dan hanya sekedar berbagi pengalaman pribadi 😀.
Semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment